Akurat dan Terpercaya
UT  

Soal UAS THE Pembelajaran Kelas Rangkap PDGK4302 dan Pembahasan Tahun 2022

Soal UAS THE Pembelajaran Kelas Rangkap PDGK4302 dan Pembahasan Tahun 2022

OSNIPA.COM – Hai pengunjung Osnipa, berikut ini kami akan membahas Soal UAS THE Pembelajaran Kelas Rangkap PDGK4302 dan Pembahasan Tahun 2022. Jadikan pembahasan ini sebagai referensi dalam menjawab soal. Utamakan jawaban sendiri 🙂 ya.

NB: Jawaban akan segera di update. Mohon bersabar ya 🙂

Soal UAS THE Pembelajaran Kelas Rangkap PDGK4302 dan Pembahasan Tahun 2022

1. Sekolah Dasar (SD) Sejahtera terletak di daerah pegunungan yang lokasinya sulit diakses. Jumlah keseluruhan siswa SD Sejahtera sebanyak 50 siswa, dengan rincian 8 siswa kelas I, 10 siswa kelas II, 7 siswa kelas III, 8 siswa kelas IV, 9 siswa kelas V dan 8 siswa kelas VI. Selanjutnya dikarenakan jumlah guru yang terbatas, dinas pendidikan menugaskan 1 kepala sekolah dan 3 guru kelas untuk melaksanakan pembelajaran. Berdasarkan kondisi tersebut, maka 1 guru mengajar di dua kelas secara bersamaan.
Mengacu pada situasi SD Sejahtera tersebut, jelaskan hasil analisa Anda tentang alasan diterapkannya Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR)!

Pembahasan:
Berikut ini merupakan alasan diterapkan Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) di
1. Alasan geografis
Sekolah Dasar Sejahtera terletak di derah pegunungan yang lokasinya sulit diakses sehingga Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) bisa menjadi jawaban.
2. Alasan demografis
SD Sejahtera memiliki sedikit siswa. Jumlah seluruh siswa hanya 50 siswa dengan dengan rincian 8 siswa kelas I, 10 siswa kelas II, 7 siswa kelas III, 8 siswa kelas IV, 9 siswa kelas V dan 8 siswa kelas VI menyebabkan Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) bisa dilaksanakan dengan baik sekolah tersebut.
3. Alasan kurang guru
SD Sejahtera hanya memiliki 1 kepala sekolah dan 3 guru kelas. Tentu jumlah ini tidak mencukupi dimana jumlah rombongan belajar di SD ini sebanyak 6 rombongan belajar. Untuk mengatasi kekurangan guru ini, Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) merupakan solusi yang paling tepat.

2. Pak Randi merupakan seorang guru SD yang merangkap mengajar di kelas IV dan V. Jumlah siswa di kedua kelas tersebut tidak terlalu banyak (kurang dari 20 siswa). Berdasarkan jadwal, kelas IV dan kelas V akan belajar Matematika. Untuk kelas IV akan melakukan pembelajaran mengenai “Menentukan pecahan senilai dengan gambar” dan kelas V mengenai “Penjumlahan dua pecahan dengan penyebut berbeda”.
Berdasarkan kasus Pak Randi:
a. Tentukan model PKR yang paling sesuai dan jelaskan mengapa model tersebut paling ideal untuk diterapkan!
b. Rancanglah pengelolaan kelas Pak Randi sesuai dengan model yang dipilih dalam bentuk sebuah bagan lengkap dengan langkah dan waktu pembelajaran selama 80 menit! Sertakan
penjelasan kegiatan pembelajaran tersebut.

Pembahasan:
a. Model Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) yang paling ideal diterapkan adalah Model 221 (2 kelas, 2 mata pelajaran, 1 ruangan). Model ini paling ideal diterapkan karena jumlah siswa dikelas Pak Randi kurang dari 20. Selain itu, topik yang akan dipelajari memiliki slaing keterkaitan.
b. Rancangan pengelolaan kelas Pak Randi:

Penjelasan:
(1) Pada kegiatan pendahuluan ± 10 menit pertama diberikan pengarahan dalam satu ruangan. Pengarahan yang diberikan meliputi skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan (materi, dan langkah-langkah kegiatan) serta hasil belajar dari kegiatan yang akan dilakukan hari tersebut.
(2) Pada kegiatan inti ± 60 menit siswa diminta untuk bekerja di masing-masing kelompok baik itu kelas IV dan kelas V. Setelah seluruh kerja kelompok selesai, guru meminta masing-masing kelompok di kelas IV untuk menyajikan hasill kerja kelompok. Sementara untuk siswa kelas V diminta membuat laporan dari hasil kerja kelompok. Selanjutnya guru melakukan diskusi kelas dengan siswa kelas IV dan untuk siswa kelas V diminta untuk membuat laporan hasil diskusi kelompok.
(3) Pada kegiatan penutup ± 10 menit, guru melakukan reviu materi, memberikan penguatan, komentar dan memberikan tindak lanjut persiapan kegiatan selanjutnya.

3. Bu Lani merupakan guru yang ditugaskan mengajar di kelas III dan IV. Jumlah Kelas III adalah 22 siswa dan jumlah kelas VI sebanyak 24 siswa. Setiap kelas menempati ruang kelas masingmasing. Bu Lani akan membelajarkan mengenai materi “perubahan cuaca dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia” di kelas III dan materi “bilangan prima” di kelas IV. Kegiatan pembelajaran direncanakan selama 70 menit. Berikut merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh Bu Lani:
Kegiatan Pendahuluan: Bu Lani melakukan kegiatan pendahuluan/membuka pembelajaran di masing-masing ruang kelas selama 10 menit secara bergantian. Bu Lani memberikan pengantar dan pengarahan umum di kelas III terlebih dahulu, kemudian beralih ke kelas IV.
Kegiatan Inti: Bu Lani memulai pembelajaran di kelas III dengan menjelaskan materi “perubahan cuaca dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia”. Sementara kelas IV masih menunggu Bu Lani. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan dan selanjutnya Bu Lani memberikan tugas, sehingga Bu Lani menghabiskan waktu selama 20 menit di kelas III. Selanjutnya Bu Lani beralih ke ruang kelas IV untuk membelajarkan mengenai “bilangan prima” selama 20 menit.
Kegiatan Penutup: Bu Lani kembali ke kelas III melakukan riviu materi dan menutup kegiatan pembelajaran selama 10 menit. Selanjutnya Bu Lani menutup pembelajaran di Kelas IV selama 10 menit.
Berdasarkan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh Bu Lani:
a. Sudah tepatkan model pelaksanaan PKR yang diterapkan oleh Bu Lani? Serta jelaskan alasannya!
b. Jelaskan hasil analisa Anda mengenai kelemahan dari kegiatan pembelajaran (pendahuluan, inti dan penutup) yang telah dilakukan Bu Lani!

Pembahasan:
a. Menurut saya model pelaksanaan Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) yang dilaksanakan Bu Lani sudah tepat. Bu Lani melaksanakan pembelajaran dengan Model PKR 222 (dua kelas, dua mata pelajaran, dua ruangan). Model ini sudah sesuai dengan jumlah siswa yang harus diajarkan oleh BU Lani yang berjumlah lebih dari 20 siswa yaitu berjumlah 46 siswa. Selain itu, materi yang diajarkan di masing-masing kelas tidak memiliki saling keterkaitan.
b. Kelemahan dari kegiatan pembelajaran Bu Lani:
(1) Kelemahan kegiatan pandahuluan
Bu Lani melakukan kegiatan pendahuluan/membuka pembelajaran di masing-masing kelas. Seharusnya kegiatan pendahuluan/membuka pelajaran dilakukan secara bersamaan. Bu Lani bisa menyatukan kelas III dan kelas VI dalam satu kelas atau menggunakan halaman sekolah jika ruang kelas tidak mencukupi.
(2) Kelemahan kegiatan inti
Dalam kegiatan inti, Bu Lani membiarkan kelas VI menunggu dan tidak melakukan kegiatan pembelajaran sehingga ribut selama 20 menit. Seharusnya Bu Lani mengatur kepindahan dari ruangan secara seimbang. Saat Bu Lani di kelas III, seharusnya Bu Lani memberikan tugas di kelas VI.
(3) Kelemahan kegiatan penutup
Bu Lani harusnya tidak menutup pembelajaran di masing-masing kelas. Seharusnya Bu Lani berdiri di pintu penghubung mengahadapi kelas III dan VI untuk mengadakan reviu umum.

4. Pak Dani mengajar kelas rangkap di kelas IV dengan muatan pelajaran Bahasa Indonesia dan kelas V dengan muatan pelajaran IPA . Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia adalah “Mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual ”. Sedangkan KD IPA adalah “Menjelaskan organ pernafasan dan fungsinya pada manusia” Berikut merupakan indikator dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan:
Indikator Bahasa Indonesia:
− Memahami gagasan pokok
− Memahami gagasan pendukung
Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia:
− Siswa dapat memahami gagasan pokok
− Siswa dapat memahami gagasan pendukung
Indikator IPA:
− Mengenal organ pernafasan manusia
− Memahami fungsi organ pernafasan manusia
Tujuan Pembelajaran IPA:
− Siswa dapat mengenal organ pernafasan manusia
− Siswa dapat memahami fungsi organ pernafasan manusia
Berdasarkan rancangan pembelajaran Pak Dani:
a. Bagaimana penilaian Anda mengenai rancangan pelaksanaan PKR ditinjau dari rumusan indikator dan tujuan pembelajaran?
b. Rumuskan minimal 2 indikator dari setiap muatan pembelajaran yang mengacu pada KD yang telah ditetapkan!
c. Rumuskan minimal 2 tujuan pembelajaran yang lengkap (ABCD) dari setiap muatan pembelajaran yang mengacu pada KD yang telah ditetapkan!
d. Rancanglah pengalaman belajar yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup dengan memanfaatkan potensi lingkungan dengan tepat dengan alokasi waktu 2 jam pembelajaran (70 menit)

Pembahasan:
a. Rumusan indikator dan tujuan pembelajaran dalam rancangan pembelajaran tersebut kurang tepat. Penggunaan kata kerja operasional memahami dalam indikator Bahasa Indonesia dan IPA tidak operasional dan sulit untuk diukur.
b. Rumusan Indikator
Indikator Bahasa Indonesia
(1) Menjelaskan pengertian gagasan pokok
(2) Menentukan gagasan pokok dari teks yang dibaca
(3) Menjelaskan pengertian gagasan pendukung
(4) Menentukan gagasan pendukung dari teks yang dibaca
Indikator IPA
(1) Menggambarkan organ pernapasan manusia
(2) Membedakan fungsi organ pernapasan manusia
c. Rumusan Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
(1) Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menentukan gagasan pokok dari teks yang dibaca dengan tepat.
(2) Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menentukan gagasan pokok dari teks yang dibaca dengan tepat.
Tujuan pembelajaran IPA
(1) Melalui pengamatan terhadap torso, siswa dapat menggambarkan organ pernapasan dengan tepat.
(2) Melalui observasi, siswa dapat membedakan fungsi organ pernapasan dengan benar.
d. Rancangan Pengalaman Belajar
Kegiatan Pendahuluan
(1)

Demikian pembahasan mengenai Soal UAS THE Pembelajaran Kelas Rangkap PDGK4302 dan Pembahasan Tahun 2022. Semoga bermanfaat.



Responses (16)

  1. semoga jawaban di berikan sama admin akan di balas beberapa kali lipat kebaikan sama tuhan karena sudah membantu . amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *