Pengumuman:
Bagi yang ingin bertanya soal, silakan mengirim soal dalam bentuk pdf melalui massanger facebook Osnipa. Tim Osnipa akan berusaha memberikan referensi jawaban. Terimakasih.
Akurat dan Terpercaya
UT  

Soal Materi dan Pembelajaran IPS SD (PDGK4405) dan Pembahasan

Soal Materi dan Pembelajaran IPS SD (PDGK4405) dan Pembahasan

OSNIPA.COM – Hai pengunjung Osnipa, berikut ini Osnipa akan membahas Soal Materi dan Pembelajaran IPS SD (PDGK4405) dan Pembahasan. Jadikan jawaban ini sebagai referensi. Utamakan jawaban sendiri. Kembangkan lagi jawaban. Semoga bermanfaat.

Soal Materi dan Pembelajaran IPS SD (PDGK4405) dan Pembahasan

1. ‘Social studies are the social sciences simplified pedagogical purposes” Berr, Barth dan Shermis: 1977
Pendapat di atas mengartikan bahwa social studies adalah ilmu-ilmu social yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan.
Pertanyaan:
Berdasarkan pendapat tersebut silahkan saudara analisis konsep dan rasional social studies secara umum dengan memperhatikan isi dari social studies, kemudian silahkan Jelaskan isi dari setiap aspek dalam social studies.

Pembahasan:
Social studies berisikan aspek-aspek ilmu sejarah, ilmu ekonomi, ilmu politik, sosiologi, antropologi, psikologi, ilmu geografi, dan filsafat, yang dipilih untuk tujuan pembelajaran sekolah dan di perguruan tinggi.
Bila dianalisis dengan cermat, di dalam pengertian awal studi sosial tersebut di atas menyiratkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, studi sosial merupakan disiplin dari ilmu-ilmu sosial. Kedua, disiplin ini dikembangkan untuk memenuhi tujuan pendidikan/pembelajaran, baik pada tingkat persekolahan maupun tingkat pendidikan tinggi. Ketiga, oleh karenanya, aspek-aspek dari masing-masing disiplin ilmu sosial itu perlu diseleksi sesuai dengan tujuan tersebut.

Keterkaitan antara konsep dan sejarah

Gambar 1. Keterkaitan antara konsep dan sejarah

a. Berdasarkan diagram tersebut saudara diminta untuk menganalisis keterkaitan antara konsep dan sejarah.

Pembahasan:
Pada hakikatnya, sejarah adalah mengkaji peristiwa masa lalu (konsep waktu) kehidupan manusia dalam segala aspeknya (konsep manusia) yang terjadi pada ruang geografis (konsep ruang). Pengkajian tersebut untuk mengetahui perubahan dan perkembangan (konsep perubahan), tidak hanya pada cara-cara hidup manusia melainkan perkembangan dan perubahan manusia secara fisik dalam kurun waktu tertentu yang berkesinambungan
(konsep kontinuitas) sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman bagi kehidupan dan cita-cita masa depan. Manusia sebagai pelaku sejarah tercermin dalam aktivitas kehidupannya sebagai suatu masyarakat manusia, sehingga dari segala bentuk dan jenis aktivitasnya tersebut dapat menghasilkan beragam karya. Aktivitas masyarakat manusia tersebut tidak
terlepas dari pengaruh faktor fisis-alamiah, sehingga aktivitas manusia tersebut menunjukkan hubungan sebab-akibat (konsep kausalitas), yakni hubungan timbal balik antara manusia dengan alam. Keberadaan alam kondisinya tidak statis, demikian juga manusia. Manusia berusaha untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut bahkan pada kondisi tertentu manusia menjadi pencipta atau pelaku terjadinya suatu perubahan. Dengan demikian, maka perubahan merupakan hakikat alam dan manusia.

b. Berikan contoh pelaksanaan pembelajaran sejarah lokal dengan memperhatikan konsep, ruang, dan peristiwa.

Pembahasan:
Contoh pelaksanaan pembelajaran sejarah lokal dengan memperhatikan konsep, ruang, dan peristiwa. Misalkan materi yang akan dibelajarkan tentang sejarah lokal “Peristiwa 10 November”
Kegiatan Awal:
(1) Guru memberi salam dan menyapa peserta didik
(2) Peserta didik dan guru berdoa sebelum memulai pembelajaran
(3) Guru mengecek kehadiran siswa
(4) Guru mengajak siswa untuk berdiskusi mengenai hari besar nasional. (Siswa difokuskan untuk berdiskusi mengenai tanggal 10 November)
(5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti:
(1) Peserta mengamati tayangan video mengenai pidato Bung Tomo “Merdeka atau Mati”.
(2) Guru memberikan pertanyaan stimulus : Apa yang melatarbelakangi pertempuran 10 November?”
(3) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok.
(4) Masing-masing kelompok diminta untuk berdiskusi mengenai latar belakang meletusnya pertempuran 10 November. Mereka diijinkan untuk mencari referensi di perpustakaan maupun di internet.
(5) Masing-masing kelompong membuat peta konsep mengenai latar belakang pertempuran 10 November.
(6) Masing-masing kelompok diminta untuk mempresentasikan peta konsep yang sudah dibuat.
Kegiatan Penutup:
(1) Guru bersama-sama peserta didik menyimpulkan materi.
(2) Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya.
(3) Guru memberikan evaluasi
(4) Guru memberikan tindak lanjut.

3. Dalam mempersiapkan pembelajaran pada umumnya guru membuat rencana program pengajaran atau RPP, Salah satu pendekatan yang sering di gunakan adalah pendekatan konseptual.
Pertannyaan:

a. Berdasarkan hal tersebut silahkan Anda jelaskan pengertian dari pendekatan konseptual, lalu buatlah rancangan program pembelajaran.

Pembahasan:
Pendekatan konseptual merupakan pendekatan pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menguasai konsep secara benar dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahan konsep (miskonsepsi). Dalam pendekatan ini, guru menyajikan konsep secara langsung.
Rancangan program pengajaran:
Misalkan materi yang akan dibelajarkan adalah “Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam”
Kegiatan Awal:
(1) Guru memberi salam dan menyapa peserta didik
(2) Peserta didik dan guru berdoa sebelum memulai pembelajaran
(3) Guru mengecek kehadiran peserta didik
(4) Guru memberikan apersepsi dengan cara berdiskusi dengan peserta didik tentang Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah agama Buddha di Indonesia
(5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan inti:
(1) Guru menjelaskan tentang sejarah perkembangan Hindu Buddha dan Islam di Indonesia
(2) Guru menayangkan video tentang situs-situs bersejarah peninggalan Hindu Buddha dan Islam di Indonesia
(3) Peserta didik mengamati tayangan video
Kegiatan Penutup:
(1) Guru bersama-sama peserta didik menyimpulkan materi
(2) Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya
(3) Guru memberikan evaluasi
(4) Guru memberikan tindak lanjut

b. Jelaskan 2 keunggulan dari Rencana Program Pembelajaran yang Anda buat?

Pembahasan:
Keunggulan dari Rencana Program Pembelajaran yang dibuat yakni:
(1) Efisien waktu karena pembelajaran dirancang memberikan penjelasan secara langsung kepada peserta didik mengenai materi peninggalan sejarah.
(2) Mengurangi terjadinya kesalahan konsep peserta didik mengenai materi peninggalan sejarah Hindu Buddha dan Islam di Indonesia.

4. Dalam merencanakan pembelajaran IPS SD seyogiannya harus berdasarkan pemikiran kritis dan relefan, berdasarkan hal tersebut model pembelajaran apa yang harus digunakan? Jelaskan langkah-langkah pembelajaran yang mengambarkan model yang Anda pilih!

Pembahasan:
Model pembelajaran IPS SD yang saya gunakan yaitu model pembelajaran pemecahan masalah (problem solving). Pembelajaran pemecahan masalah ini penting agar siswa memiliki keterampilan dalam menghadapi dan mengatasi masalah (pemikiran kritis dan relefan).
Langkah-langkah pembelajaran model pemcahan masalah (problem solving):
(1) Identifikasi masalah
(2) Pengembangan alternatif
(3) Pengumpulan data
(4) Pengujian alternatif
(5) Pengambilan keputusan
Kegiatan pembelajaran pemecahan masalah dapat memberikan pengalaman dan kemampuan siswa pada aspek keterampilan mencari informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan hasil (lisan atau tulisan). Pada hakikatnya, inti dari kegiatan pembelajaran pemecahan masalah adalah pengambilan keputusan terbaik untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Demikian pembahasan mengenai Soal Materi dan Pembelajaran IPS SD (PDGK4405) dan Pembahasan. Semoga bermanfaat.

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.