Menu
Akurat dan Terpercaya

Soal Bahasa dan Sastra Indonesia di SD dan Pembahasan

Hai pengunjung Osnipa, kali ini kita akan membahas Soal Bahasan dan Sastra Indonesia di SD dan Pembahasan. Semoga bermanfaat ya.

1. Fungsi, Kategori, dan Peran Kalimat

Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah. Guru memiliki tugas yang sangat berat. Seorang guru bertugas mendidik dan mengajar siswa. Mengajar itu adalah seni. Setiap guru memiliki karakteristik dan gaya tersendiri. Penerapan pendekatan, metode, dan model yang digunakan guru berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Berkaitan dengan hal di atas, dalam praktiknya guru diharapkan tidak terjebak dengan gaya mengajar tradisional yang masih berpusat pada guru. Peserta didik hanya dianggap sebagai “gelas kosong” yang harus diisi dengan pengetahuan sebanyak-banyaknya. Gaya mengajar tradisional ini sudah lama menjadi bahan perdebatan dalam dunia pendidikan. Hal ini karena masih banyak guru yang melaksanakan pembelajaran dengan gaya seperti itu. Ini menjadi diskursus yang menarik sehingga muncul banyak pertanyaan yaitu Bagaimana mengubah paradigma guru untuk menjadi guru yang inovatif dan kreatif? Bagaimana guru mengembangkan sistem pembelajaran yang efektif di sekolah? Bagaimana menjadi guru yang memesona?

Sehubungan dengan pertanyaan di atas, penulis mencoba melakukan kajian dari berbagai literatur untuk menjawab pertanyaan tersebut. Untuk mengubah paradigma guru menjadi guru yang inovatif dan kreatif, maka ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh guru. Pertama, guru harus memiliki sikap mau berubah. Kedua, guru harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan up to date tentang keilmuan. Ketiga, guru harus memiliki kualifikasi dan kompetensi minimal sarjana. Selanjutnya, untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang efektif di sekolah, ada beberapa hal yang harus dikuasai guru antara lain mampu menggunakan keterampilan dasar mengajar, mampu mengembangkan strategi pembelajaran, dan mampu mengoperasikan teknologi informasi komputer. Selain itu, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran diantaranya yaitu harus menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, menerapkan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Untuk menjadi guru yang mempesona, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh guru diantaranya yaitu harus mengemas pembelajaran secara kreatif dan menyenangkan, mengajarkan keterampilan berpikir, mengajar dengan hati, dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.

Pertanyaan:
Berdasarkan essay di atas, pilihlah 3 kalimat dan analisislah kalimat tersebut berdasarkan fungsi, kategori, dan peran dengan tepat!

2. Analisis Paragraf Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi, atau Persuasi

Perhatikan paragraf di bawah ini!
Pada hari Minggu, 18 Oktober 2020. Aku bersama keluargaku pergi ke rumah nenek yang berada di Dieng. Aku dan keluarga besarku berangkat pukul 05.00 WIB. Diperjalanan aku melihat pemandangan yang benar-benar indah, di sana udaranya sangat dingin dan sejuk. Aku dan keluargaku melihat pemandangan indah sawah-sawah yang masih hijau. Tak lama kemudian kami sampai dirumah nenekku. Di sana aku langsung diajak teman-teman untuk berkeliling melihat pemandangan yang ada di sana.
Pertanyaan:
Dilihat berdasarkan bentuknya, tentukan jenis wacana apa paragraf di atas (deskripsi, narasi,
eksposisi, argumentasi, atau persuasi)? Berikan alasannya!

Pembahasan:
Berdasarkan bentuknya, paragraf tersebut termasuk ke dalam wacana narasi. Dalam pargaraf tersebut terdapat unsur-unsur cerita yang penting seperti waktu (Minggu, 18 Oktober 2020), pelaku (Aku), Peristiwa (pergi ke rumah nenek yang berada di Dieng). Selain itu, dalam pragraf juga terdapat aspek emosi yang dirasakan oleh pembaca atau penerima (Diperjalanan aku melihat pemandangan yang benar-benar indah, di sana udaranya sangat dingin dan sejuk). Melalui narasi, pembaca dapat membentuk citra atau imajinasi dari perjalanan yang dilakukan.

3. Analisis Wacana Kohesif dan Koheren

Perhatikan percakapan di bawah ini!
A. Maukah kamu saya antar pulang?
B. Kamu baik sekali.
Berdasarkan wacana di atas, apakah wacana tersebut bersifat kohesif dan koheren? Berikan penjelasannya!

Wacana tersebut sudah bersifat kohesif dan koheren.

Pembahasan:

Dalam wacana tersebut tidak terlihat sifat kohesif. Kalimat yang diucapkan B (kamu baik sekali) tidak ada hubungan dengan yang ditanyakan oleh A (Maukah kamu saya antar pulang?). Seharusnya B menyampaikan kalimat penerimaan atau penolakan.

Dalam wacana tersebut tidak ada sifat koherensi. Kalimat A tidak memiliki persamaan ide dengan kalimat B.

4. Aspek Penilaian Karya Puisi

Pak Andi adalah seorang guru SD. Pak Andi melaksanakan pembelajaran puisi dengan tema keindahan. Dalam pembelajaran tersebut, pak Andi menugaskan siswa untuk menulis puisi dengan tema keindahan. Setelah pembelajaran selesai, pak Andi harus menilai karya puisi siswa berdasarkan unsur intrinsiknya, namun pak Andi kebingungan menentukkan kriteria penilaian kemampuan siswa dalam menulis puisi. Pak Andi ingin meminta bantuan Anda untuk menentukan minimal 4 aspek apa saja yang perlu dinilai dari karya puisi siswa tersebut!

Pembahasan :

Aspek yang perlu dinilai dari karya puisi siswa:
(1) Kesesuaian dengan tema
(2) Amanat yang terkandung dalam puisi
(3) Gaya bahasa yang digunakan dalam puisi
(4) Tipografi penulisan puisi

Responses (3)

  1. 1. SD Negeri “Milenial” adalah salah satu sekolah pavorit di kota Bengkulu dan terletak di pusat kota. Sekolah ini dipimpin oleh Bapak Buyung Abadi yang merupakan kepala sekolah terbaik tahun 2020. Dalam penyusunan program sekolah, beliau mencoba menerapkan konsep Manajemen Berbasis Sekolah agar mutu SD bisa meningkat khususnya pembelaharan berbasis IT. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah membuat program sekolah dengan target pemenuhan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional yang terdiri dari pemenuhan standar pada aspek: standarisi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan. Data sekolah pada tahun pelajaran 2020/2021 sbb: Jumlah Peserta didik = 500 orang, Jumlah Guru dan Tenaga Kependidikan = 100 orang, Jumlah Anggota Komite sekolah = 20 orang, Jumlah ruang kelas = 25 ruang, Jumlah Ruang Kepsek, ruang Adm, perpustakaan dll sebanyak = 6 ruang. Sarana Olah raga Lengkap, Sumber pembiayaan berasal dari Bantuan Dana BOS sebesar Rp 900.000,- / siswa/tahun. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013. Profil sekolah lainnya sbb: 80 orang S1 Pendidikan dan 20 orang TU pendidikan D3. Dari 80 guru yang bisa mengoperasikan komputer/IT hanya 20 orang sisanya tidak bisa komputer/IT. Tantangan sekolah yang dihadapi adalah keinginan orang ingin pembelajaran menggunakan IT. Jumlah komputer ada 5 unit, dan printer 2 unit. Berdasarkan data tersebut, Anda diminta membuat analisis potensi sekolah untuk dikembangkan menjadi SD unggul bidang pembelajaran berbasis IT. Sebagai alat bantu membuat analisis tersebut, Anda dapat menggunakan model analisis SWOT. untuk perencanaan program pembelajaran berbasis IT di SD Negeri “Milenial”. Format analisis SWOT bisa menggunaan tabel berikut:
    Strength (Kekuatan)
    1.
    2.
    3.
    4.
    Oppoutunity (Peluang)
    1.
    2.
    3.
    4.
    Weaknes (Kelemahan)
    1.
    2.
    3.
    Threat (Ancaman)
    1.
    2.
    3.

    2. Ny. “Manis” adalah seorang Kepala Sekolah yang baru bertugas di “SD New Normal” kota “Baru”. Di awal tugasnya, Ny “Manis” banyak dihadapkan pada permasalahan seperti banyak orang tua yg memindahkan anaknya ke SD lain, Guru sering terlambat datang, banyak siswa kelas yang tidak naik kelas dan tidak lulus. Adanya situasi seperti tersebut, Ny. “Manis”bertekat untuk menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk meningkatkan mutu sekolah ini. Berdasarkan pada permasalahan tersebut, dimisalkan Anda adalah Kepala Sekolahnya, karakter MBS apakah yang Anda terapkan untuk memperbaiki sekolah tersebut agar memenuhi standar pelayanan minimal (SPM)?

    3. SD Negeri “Milenial-2” adalah salah satu sekolah pavorit di kota Bengkulu dan terletak di pusat kota. Sekolah ini dipimpin oleh Ibu “Wulansari” yang merupakan kepala sekolah terbaik tahun 2021. Dalam penyusunan program sekolah untuk tahun pelajaran baru bermaksud ingin menciptakan predikat sekolah yang “Religus” selain predikat yang ada sebagai SD berbasis IT. Sebagai persiapan awal ibu “Wulansari” melakukan pendataan potensi sekolah. Beberapa informasi yang ada sbb: Jumlah kelas ada 6 rombel. Semua mata pelajaran memiliki guru kelas dan guru mata pelajaran. Namun untuk pelajaran agama masih berstatus guru hononer. Ruang Kelas dan Administrasi tersedia, kecuali Sarana tempat Ibadah (Mushola) masih sangat kecil. Perpustakaan tersedia berbagai jenis buku, namun baru terpenuhi buku-buku pelajaran saja, untuk buku bacaan agama belum tersedia. Berdasarkan data tersebut, Anda diminta merancang 3 program kegiatan sekolah yang berkaitan dengan pemenuhan guru agama, tempat ibadah dan media pembelajaran agama sebagai upaya menjadikan sekolah yang “Religius”. Untuk membuat merancang program yang akan dilaksanakan dapat dipergunakan tabel berikut ini.
    No. Program Tujuan Sasaran Bentuk Pembiayaan
    1.
    2.
    3.

    4. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di Indonesia diharapkan memberikan kontribusi bagi pengelolaan pendidikan yang merata, bermutu, relevan, serta efektif dan efisien dengan memberdayakan peran serta masyarakat. Berdasarkan konsep MBS tersebut, buatlah sebuah bagan yang dapat menggambar hubungan berbagai komponen di sebuah sekolah, dalam rangka menciptakan mutu sekolah. Beberapa komponen sekolah yang dimaksud adalah Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum dan Kesiswaan, Kepala tata usaha, staff tata usaha, pembina OSIS, pembina Ekstra kurikuler, pembina pramuka, wali kelas dan peserta didik. Berdasarkan informasi tersebut, rancanglah susunan organisasi sekolah tersebut guna terlaksananya MBS.

    5. Merujuk pada konsep kajian pengalaman MBS yang dianut di beberapa negara termasuk Indonesia dalam mengelola sekolah didapat beberapa ciri desentrasi yang diberikan pemerintah pusat kepada sekolah. Di Indonesia kebijakan penyelenggaraan pendidikan berada di Menteri Pendidikan danKebudayaan, kemudian ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi untukjenang SMA/MA/SMK dan sederajat, dan untuk jenjang SD dan SMK berada di Kepala DinasPendidikan Kabupaten/kota hingga berakhir di Kepala Sekolah. Kepala sekolah merupakan pucuk pimpinan tertinggi di Satuan Pendidikan (sekolah). Rancanglah sebuah kebijakan yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah dalam rangka mengimplementasikan manajemen berbasis sekolah dengan Visi sekolah adalah “Mewujudkanlulusansekolah yang beriman, bertaqwa, berprestasi, kompetitif
    danterampil”.

  2. 1. Mengapa IPS perlu dipelajari dan diajarkan pada siswa SD?

    2. Bagaimana perkembangan Pendidikan IPS SD berdasarkan beberapa kurikulum yang pernah berlaku di jenjang sekolah dasar di Indonesia!

    3. Amaranti saat ini duduk di kelas 3. Amaranti menjadi salah satu teman Aisya. Hari itu Amaranti dan keluarganya akan pindah rumah. Aisya berencana membantu Amaranti mengemasi barang-barangnya. Aisya minta ijin Ibu untuk pergi ke rumah Amaranti.
    Rumah Amaranti yang baru berjarak 1 kilometer dari rumah sebelumnya. Aisya pergi ke sana naik sepeda. Sesampai di sana, tetangga dan saudara Amaranti terlihat sedang memindahkan barang-barang. Aisya bergegas menemui Amaranti untuk ikut membantunya.
    Keluarga Amaranti merasa senang dan bersyukur. Tetangga dan saudara telah meringankan pekerjaan mereka. Bekerja sama menjadikan pindahan rumah cepat selesai. Oleh karena itu, manusia sebagai mahkluk sosial selalu membutuhkan orang lain.
    Analisislah teks bacaan di atas untuk menemukan peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang terkandung di dalamnya! Kategorikan jawaban Anda berdasarkan disiplin ilmu sosial yang dipadukan dalam teks tersebut!

    4. Bu Jumi sedang membelajarkan materi tentang ”Kerjasama di Lingkungan Sekitar Rumah.” Semua siswa telah siap belajar di kelas. Bu Jumi bersiap menayangkan video tentang kegiatan kerja bakti di salah satu desa. Aisya, Satya, dan teman-temannya menyiapkan alat-alat tulis yang diperlukan.
    Setelah melihat video, anak-anak mendengarkan penjelasan Bu Jumi tentang pentingnya kerja bakti. Kerja bakti dapat meringankan beban orang lain. Kerja bakti mempererat persaudaraan sesama warga masyarakat.
    Bel istirahat telah berbunyi. Bu Jumi selanjutnya memberikan tugas kepada setiap siswa. Tugas tersebut akan dibahas pada pertemuan berikutnya.
    Berdasarkan teks bacaan tersebut, bagaimana cara Bu Jumi memfasilitasi pengembangan keterampilan mengorganisasikan informasi pada semua siswanya?

    5. Kembangkan sebuah teks bacaan tentang ”Kenampakan Alam dan Keragaman Lingkungan” dengan memadukan ilmu sosial geografi dan sosiologi, yang didalamnya berisi peristiwa, fakta, konsep-konsep IPS, dan generalisasi.
    Teks bacaan tersebut terdiri atas 3 paragraf, masing-masing paragraf berisi 4-5 baris kalimat.

    6. Indonesia terdapat kurang lebih 4.500 jenis pohon,1.500 jenis tumbuhan paku, dan 5.000 jenis tumbuhan anggrek dari jumlah 375.000 jenis yang ada di dunia berdasarkan penyelidikan para ahli. Tanah di Indonesia subur, sehingga hampir 14% wilayahnya ditumbuhi tanaman yang lebat. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak jenis flora. Flora adalah segala macam jenis tanaman atau tumbuhan. Keanekaragaman flora di Indonesia dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia, yaitu di antara dua samudra dan dua benua.
    Analisislah 3 nilai berdasarkan kategori dari Notonagoro dan 3 sikap yang ditumbuhkembangkan pada siswa kelas 5 berdasarkan cuplikan materi IPS di atas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *