Review Cerita “Keragaman Bangsa Indonesia”

Hai adik-adik kelas 4 SD, berikut ini Osnipa akan membahas mengenai Review Cerita “Aku Cinta Membaca : Keragaman Bangsa Indonesia”. Review akan fokus kepada judul, tokoh utama dan sikap tokoh, konflik/masalah pada cerita, penyelesaian masalah pada cerita, dan pelajaran yang di dapatkan dari cerita (pesan moral). Semoga bermanfaat.

Keragaman Bangsa Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah pulau lebih dari 13.000 pulau yang membentang di sepanjang wilayah Indonesia. Ada pulau besar, ada juga pulau kecil. Sebagian besar pulau sudah berpenghuni. Namun, ada juga pulau yang belum berpenghuni. Ribuan pulau itu menjadi salah satu kekayaan negara Indonesia.

Ada keragaman ras, budaya, suku bangsa, agama, bahasa, dan masih banyak lagi. Semua perbedaan itu mewarnai kehidupan bangsa Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.

Keragaman masyarakat Indonesia dilatarbelakangi oleh keadaan berikut.

  1. Kondisi negara sebagai negara kepulauan.
  2. Letak strategis wilayah Indonesia.
  3. Perbedaan kondisi alam wilayah Indonesia.
  4. Sikap masyarakat terhadap perubahan yang terjadi.
  5. Sarana transportasi dan komunikasi.

Kelima latar belakang itulah yang antara lain menjadikan Indonesia mempunyai beragam suku bangsa, agama, kepercayaan, dan ras di Indonesia. Letak geografis Indonesia di jalur perdagangan internasional serta kekayaan alam yang berlimpah menarik pedagang asing datang di Indonesia. Mereka melakukan kegiatan perdagangan dan menyebarkan agama serta kepercayaan.

Sementara itu, perbedaan ras adalah perbedaan sekelompok besar manusia yang memiliki ciri-ciri fisik yang sama. Antarmanusia memiliki perbedaan ras yang disebabkan oleh perbedaan ciri fisik, seperti rambut, warna kulit, bentuk badan, ukuran badan, bentuk mata, dan ciri fisik lainnya. Keragaman ras masyarakat Indonesia antara lain karena kehadiran bangsa asing ke wilayah Indonesia. Ras yang ada di Indonesia, antara lain ras Malayan-Mongoloid yang tersebar di wilayah Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Ras lain yang tersebar di wilayah Papua, NTT, dan Maluku adalah ras Malanesoid. Selanjutnya, ras Kaukosid yaitu orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika. Terakhir adalah ras Asiatic Mongoloid, seperti bangsa Tionghoa, Korea, dan Jepang. Ketiga ras ini menyebar di seluruh wilayah Indonesia, tetapi ada juga yang mendiami wilayah tertentu.

Sementara itu, budaya bersifat umum. Artinya, ada berbagai sifat umum yang melekat dan menyatu pada setiap budaya yang dihasilkan. Beberapa sifat umum budaya sebagai berikut.

  1. Kebudayaan berdasar pada lambang.
  2. Kebudayaan merupakan milik bangsa.
  3. Kebudayaan dapat terintegrasi.
  4. Kebudayaan selalu berubah.
  5. Kebudayaan bisa disesuaikan.
  6. Kebudayaan adalah hasil belajar.
  7. Kebudayaan bersifat nisbi dan relatif.

Bagaimanakah kita bisa mengetahui dan memahami arti perbedaan bangsa Indonesia? Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi pulau-pulau atau daerah-daerah di wilayah Indonesia. Dengan mengunjungi wilayah-wilayah tersebut, kita akan mengetahui perbedaan secara kewilayahan dan perbedaan sosial budaya masyarakat Indonesia.

Aspek kewilayahan menjelaskan bahwa wilayah NKRI merupakan negara kepulauan dengan ribuan pulau besar dan kecil di dalamnya. Antarpulau disatukan oleh bentangan laut yang luas. Sebaliknya, aspek sosial budaya menjelaskan bahwa banyak perbedaan dalam masyarakat Indonesia. Agar tidak menimbulkan perselisihan, antargolongan harus saling menghargai dan menghormati. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan tetap terjalin.

Keragaman di Indonesia, terutama keragaman budaya, dapat dimanfaatkan untuk hal-hal berikut.

  1. Sumber pengetahuan bagi dunia.
  2. Sebagai identitas di mata internasional.
  3. Memupuk sikap toleransi.
  4. Menumbuhkan sikap nasionalisme.
  5. Menjadikan perbedaan sebagai alat pemersatu bangsa.

Jika kelima manfaat tersebut disadari dan dilaksanakan oleh bangsa Indonesia, niscaya tidak akan ada perselisihan yang menimbulkan perpecahan yang didasarkan pada perbedaan suku bangsa, ras, agama, kepercayaan, dan budaya. Justru perbedaan ini harus bisa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Semboyan ”Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda, tetapi tetap satu jua, tetap dan selalu mendasari persatuan bangsa Indonesia.

Review Cerita “Aku Cinta Membaca : Keragaman Bangsa Indonesia”

a. Judul

Keragaman Bangsa Indonesia

b. Tokoh utama dan sikap tokoh

c. Konflik / masalah pada cerita

Indonesia memiliki keragaman seperti suku bangsa, ras, agama, kepercayaan, dan budaya.

d. Penyelesaian masalah pada cerita

Keragaman di Indonesia dimanfaatkan sebagai (1) sumber pengetahuan bagi dunia, (2) sebagai identitas di mata internasional, (3) memupuk sikap toleransi, (4) menumbuhkan sikap nasionalisme, dan (5) menjadikan perbedaan sebagai alat pemersatu bangsa.

e. Pelajaran yang di dapatkan dari cerita (Pesan Moral)

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak keragaman. Keragaman tersebut harus bisa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa seperti semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua, tetap dan selalu mendasari persatuan bangsa Indonesia.

Demikian pembahasan mengenai Review Cerita “Keragaman Bangsa Indonesia”. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *