BeritaHonorer

PGRI Desak MPR RI Memperjuangkan Guru Honorer

Pengurus Besar Persatuan Guru Repunlik Indonesia (PB PGRI) mendesak Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) untuk memperjuangkan guru honorer. Menurut Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyadi dari sekitar 3 juta guru yang terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah guru PNS hanya sekitar 45%. Sisanya 55% adalah guru honorer baik K2 maupun non ketegori.

Menurut Unifah, suka tidak suka guru honorer sudah berbakti bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, PB PGRI memohon kepada Ketua MPR RI untuk ikut mendorong pemerintah agar segera menuntaskan permasalahan guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi PNS atau PPPK.

Unifah juga menyampaikan jika peningkatan mutu pendidikan dan program merdeka belajar dari Kemendikbud tidak akan tercapai jika guru masih dibayar sangat rendah dan tidak manusiawi.

Selain itu, Ketum PB PGRI ini juga meminta MPR agar mendorong pemerintah untuk segera memberlakukan pembayaran gaji minimal setara UMR (Upah Minimal Regional) kepada para tenaga honorer yang ada di sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Untuk permasalahan honorer, PB PGRI meminta agar dilakukan revisi terhadap Undang-Undang ASN secara meluas terkait dengan honorer. Unifah memohon agar tenaga honorer baik K2 maupun non kategori diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK. Dan proses seleksi agar bisa memprioritaskan untuk honorer yang telah berusia di atas 35 tahun, mengingat pengabdiannya yang sangat luar biasa selama ini.

Usulan yang disampaikan oleh PB PGRI akan dijadikan poin penting dalam agenda MPR RI untuk segera ditindaklanjuti. MPR RI akan mendorong pemerintah agar menyelenggarakan perekrutan PNS dengan mengutamakan honorer K2 dan non ketegori yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam tes CPNS maupun PPPK.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan guru terutama honorer agar dibayar minimal setara dengan upah minimun regional.

Sumber : JPNN

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker