Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan dan Upaya Membangun Kehidupan Bangsa yang Sejahtera

Hai adik-adik kelas 6 SD, Osnipa kembali akan membahas materi IPS mengenai Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan dan Upaya Membangun Kehidupan Bangsa yang Sejahtera. Kali ini kita akan fokus pada penyusunan naskah proklamasi, pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan, dan upaya pemerintah dalam mengisi kemerdekaan mengembangkan kehidupan yang sejahtera.

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan dan Upaya Membangun Kehidupan Bangsa yang Sejahtera

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

1. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)

BPUPKI
Tanggal berdiri: 1 Maret 1945
Ketua: Radjiman Wedyoningrat
Wakil: ketua R. P. Suroso
Tujuan: mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang dibutuhkan dalam membentuk negara Indonesia merdeka.

Sidang BPUPKI
Sidang pertama: 29 Mei-1 Juni 1945
Sidang kedua: 10-16 Juli 1945
Tokoh yang mengusulkan rancangan dasar negara adalah Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno.

Panitia Sembilan
Merumuskan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang berisi:
(1) Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
(2) Kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Persatuan Indonesia
(4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
(5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
PPKI dibentuk pada 7 Agustus 1945.
Ketua: Soekarno
Wakil Ketua: Moh. Hatta
TUgas: Menetapkan dan mengesahkan rancangan dasar negara yang telah dibuat oleh BPUPKI.

2. Peristiwa Rengasdengklok

Soekarno, dan Mohammad Hatta “diculik” oleh golongan muda yang mendengar berita kekalahan Jepang terhadap Sekutu. Mereka dibawa ke Rengasdengklok.

Tujuannya untuk menjauhkan kedua tokoh tersebut dari pengaruh Jepang, sehingga mau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia secepat mungkin.

Penyusunan Naskah Proklamasi

Naskah proklamasi disusun oleh Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo di rumah Laksamana Tadashi Maeda di jakarta.

Kalimat pertama naskah proklamsi diusulkan oleh Ahmad Soebardjo, sedangkan kalimat kedua diusulkan oleh Mohammad Hatta.

Naskah proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno di secarik kertas. Selanjutnya naskah tersebut diketik oleh Sayuti Melik.

Naskah proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.

Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan di jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta pada hari Jumat 17 Agustus 1945 pukul 10.30.

Pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Soekarno didampingi oleh Mohammad Hatta dan para tokoh nasional.

Setelah teks proklamasi dibacakan, diadakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih.

Berita proklamasi tersebar ke seluruh Indonesia dalam waktu singkat.

Upaya Mempertahankan Kemerdekaan

1. Perjuangan Fisik dalam Mempertahankan Kemerdekaan

  • Pertempuran lima hari di Semarang
  • Pertempuran Medan Area
  • Pertempuran Bandung Lautan Api
  • Pertempuran Ambarawa
  • Pertempuran 10 November di Surabaya

2. Perjuangan Diplomasi dalam Mempertahankan Kemerdekaan

  • Perjanjian Linggarjati di desa Linggarjati tanggal 25 Maret 1947
  • Perjanjian Renville di atas kapal USS Renville pada tanggal 8 Desember 1947
  • Perjanjian Roem-Royen di Jakarta pada 7 Mei 1949
  • Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada 23 Agustus – 2 November 1949

3. Agresi Militer Belanda

Agresi Militer Belanda I
(1) Belanda mengingkari hasil perjanjian Linggarjati karena ingin menjadikan Indonesia sebagai negara persemakmuran (commonwealth) yang berbentuk federasi.
(2) Pada 21 Juli 1947 Belanda melakukan Agresi Militer Belanda I ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra.

Agresi Militer Belanda II
(1) Pada 18 Desember 1948 Belanda mengumumkan bahwa mereka tidak terikat lagi dengan Perjanjian Renville.
(2) Pada 19 Desember 1948 Belanda mengadakan Agresi Militer II ke ibu kota Republik Indonesia saat itu, yaitu Yogyakarta
(3) Presiden Soekarno ditangkap oleh Belanda.
(4) Sebelum ditangkap, Presiden Soekarno memerintahkan Syafruddin Prawiranegara melalui radio untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat.

4. Tokoh yang Berjuang demi Pengakuan Kedaulatan Indonesia

  1. Soekarno
  2. Mohammad Hatta
  3. Sri Sultan Hamengkubuwono IX
  4. Jenderal Soedirman
  5. Sutomo (Bung Tomo)
  6. Sutan Syahrir

Upaya Membangun Kehidupan Bangsa yang Sejahtera

1. Pembanguan di Bidang Pendidikan

  • Pemerintah membangun banyak gedung sekolah dan fasilitas penunjangnya.
  • Pemerintah memberikan bantuan peralatan sekolah.
  • Pemerintah memberi beasiswa pendidikan.
  • Memasukkan pendidikan karakter bangsa dalam pendidikan.

2. Pembangunan di Bidang Transportasi

  • Pembangunan jalan Trans Papua dan jalan Trans Sumatera.
  • Pembangunan jalur bus (busway), kereta rel listrik (KRL), kereta cepat atau LRT (Light Rail Transit), dan MRT (Mass Rail Transit)
  • Pembangunan tol laut
  • Pembangunan bandara-bandara baru di seluruh wilayah Indonesia

3. Pembangunan di Bidang Sosial

  • Memberikan izin pembentukan organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan.
  • Mendirikan panti sosial untuk menampung para tunawisma.

4. Pembangunan di Bidang Budaya

  • Pendirian taman budaya sebagai pusat pengembangan budaya
  • Pemberian bantuan dana bagi para pengusaha di bidang industri budaya
  • Pendirian museum budaya yang menampilkan beragam budaya bangsa

5. Pembangunan di Bidang Pariwisata

  • Mempromosikan daerah-daerah wisata di Indonesia dalam pameran pariwisata di dalam dan luar negeri
  • Membangun sarana pendukung pariwisata
  • Mengadakan pertukaran budaya dengan negara-negara lain

6. Pembangunan di Bidang Komunikasi

  • Mengembangkan jaringan internet dan fasilitas telekomunikasi lainnya di berbagai wilayah Indonesia
  • Membuat undang-undang tentang penggunaan internet serta sarana komunikasi lainnya
  • Memeratakan pembangunan di bidang komunikasi di seluruh wilayah Indonesia

7. Pembangunan di Bidang Kesehatan

  • Mendirikan pusat-pusat pelayanan kesehatan
  • Menyiapkan anggaran dana untuk membiayai asuransi kesehatan masyarakat
  • Memberi penyuluhan kesehatan bagi masyarakat
  • Meningkatkan kualitas sarana kesehatan di seluruh daerah di Indonesia
  • Mengirim tenaga ahli kesehatan hingga ke daerah pelosok Indonesia

Soal dan Pembahasan Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan dan Upaya Membangun Kehidupan Bangsa yang Sejahtera

1. Jelaskan penyusunan naskah proklamasi!

Pembahasan:
Naskah proklamasi disusun oleh Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo di rumah Laksamana Tadashi Maeda di jakarta. Kalimat pertama naskah proklamsi diusulkan oleh Ahmad Soebardjo, sedangkan kalimat kedua diusulkan oleh Mohammad Hatta. Naskah proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno di secarik kertas. Selanjutnya naskah tersebut diketik oleh Sayuti Melik. Naskah proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.

2. Sebutkan pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan!

Pembahasan:
pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan
(1) Pertempuran lima hari di Semarang
(2) Pertempuran Medan Area
(3) Pertempuran Bandung Lautan Api
(4) Pertempuran Ambarawa
(5) Pertempuran 10 November di Surabaya

3. Jelaskan upaya pemerintah dalam mengisi kemerdekaan mengembangkan kehidupan yang sejahtera!

Pembahasan:
Upaya pemerintah dalam mengisi kemerdekaan mengembangkan kehidupan yang sejahtera dengan melakukan pembangunan di berbagai bidang kehidupan seperti bidang pendidikan, transfortasi, sosial, budaya, pariwisata, komunikasi, dan kesehatan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *