Peran Indonesia dalam Bidang Ekonomi di ASEAN (ACO, AFTA, dan MEA)

Hai adik-adik kelas 6 SD, beberapa contoh bentuk kerjasama ASEAN yang saat ini dilaksanakan adalah MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dan ACO (ASEAN Cooperative Organisation) atau Koperasi ASEAN. Tujuan utama kerjasama ASEAN adalah untuk meningkatkan kesejahteraan negara-negara ASEAN. Berikut ini kita akan membahas pembagian tugas dalam ACO, kebijakan AFTA, manfaat MEA, dan dampak AFTA.

Posisi dan Pernanan Indonesia di Bidang Ekonomi dalam Lingkup ASEAN

1. Menjadi Anggota Koperasi ASEAN (ACO)

Koperasi ASEAN atau ASEAN Cooperative Organization (ACO) bertujuan meningkatkan kesejahteraan negara-negara ASEAN sehingga menopang perekonomian di Asia Tenggara.

Pembagian Tugas Anggota ASEAN di ACO

Pembagian tugas anggota ASEAN di ACO disesuaikan dengan kompetensinya.

  1. Indonesia bertugas mengembangkan informasi dan teknologi komunikasi
  2. Thailand bertugas di bidang perikanan dan pertanian.
  3. Malaysia bertugas dibidang pelatihan dan pendidikan.
  4. Filipina bertugas menjalankan tugas keuangan mikro.

Wakil Indonesia yang pernah menjabat sebagai ketua koperasi ASEAN tahun 2007 Bapak Adi Sasono.

2. Mewujudkan Kawasan Perdagangan Bebas (AFTA)

AFTA merupakan suatu kerjasama pada bidang ekonomi dalam pengelolaan sektor produksi lokal. AFTA merupakan hasil dari KTT ASEAN ke 4 di Singapura pada tahun 1992.

Tujuan AFTA adalah meningkatkan daya saing perekonomian negara ASEAN melalui pengurangan dan panghapusan pajak berganda antarnegara ASEAN sehingga dapat meningkatkan investor yang masuk ke negara ASEAN.

Peran Indonesia sebagai Anggota Aktif AFTA

  • Mengadakan pertemuan tingkat menteri di bidang ekonomi dan perdagangan.
  • Mengikutsertakan pejabat dalam konferensi kerjasama ekonomi.
  • Aktif menghadiri pertemuan dalam konferensi AFTA.

Dampak Berperan Aktif dalam AFTA bagi Indonesia

  1. Produk yang beredar di pasar domestik Indonesia semakin beragam.
  2. Menciptakan peluang pasar baru.
  3. Mempermudah perijinan kerja di negara anggota ASEAN.
  4. Peluang sumber devisa dari pariwisata semakin besar.
  5. Memberikan daya tarik pada investor untuk menanam modal di Indonesia.
  6. Produk Indonesia mudah masuk ke negara anggota ASEAN lain.

3. Indonesia Menjadi Markas COFAF

COFAF merupakan komite yang bergerak di bidang pangan, pertanian, dan kehutanan. COFAF berpusat di Indonesia. COFAF bertugas memberikan suplai terhadap bidang pangan, pertanian, dan kehutanan.

Pembagian Peran di COFAF

  1. Indonesia berperan mengkoordinasi bahan makanan.
  2. Filipia berperan mengkoordinasi bidang pertanian.
  3. Malaysia berperan mengkoordinasi bidang kehutanan.
  4. Thailand berperan mengkoordinasi bidang perinakanan.

4. Mendirikan Industri Pupuk ASEAN di Aceh (AAF)

AAF merupakan hasil gagasan bersama kerjasama ekonomi dan industri negara ASEAN. AAF ini didirikan di kota Lhokseumawe, Aceh. AAF ini memproduksi pupuk urean dan amonia cair. Hasil produksi dipasarkan ke Tiongkok, India, Kamboja, Jepang, Taiwan, dan Vietnam. PT ASEAN Aceh Fertilizerr menghentikan operasional produksinya pada tahun 2003.

5. Melakukan Kegiatan Perdagangan Antar Negara Anggota ASEAN (ekspor-impor)

6. Ikut Mensukseskan Tahun Kunjungan ASEAN 1992

  • Merupakan ajang promosi bidang pariwisata.
  • Kegiatan ini meningkatkan pamor pariwisata Indonesia di mata dunia.
  • Berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan asing sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat Indoensia dan devisa negara.

7. Berperan Aktif dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

MEA adalah bentuk integrasi ekonomi regional yang direncanakan untuk dicapai pada tahun 2015. MEA ini dinyatakan sebagai tujuan ekonomi negara-negara Asia Tenggara pada tahun 2003 saat KTT ASEAN di Bali. MEA resmi dibuka pada tanggal 31 Desember 2015.

Empat pilar utama atau tujuan utama didirikan MEA.

  1. Menjadi kawasan ekonomi yang mampu bersaing.
  2. Menciptakan pertumbuhan ekonomi yang seimbang.
  3. Menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan pusat produksi.
  4. Penyatuan kearah perekonomian global.

Tujuan didirikan MEA

  1. Memperkuat hubungan negara anggota ASEAN.
  2. Mewujudkan sistem perbankan terpadu yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat ASEAN.
  3. Merencanakan sistem keuangan terpadu antar anggota ASEAN.
  4. Membentuk ketahanan pangan.
  5. Mempertahankan keamanan politik negara-negara anggota ASEAN.
  6. Membentuk masyarakat yang menjunjung tinggi nilai sosial budaya.

Bentuk Kerjasama MEA

  1. Mengembangkan SDM dan memperbaiki kebijakan keuangan dan ekonomi.
  2. Pengakuan terkait syarat profesional.
  3. Memiliki strategi pembiayaan perdagangan.
  4. Meningkatkan infrastruktur dan peran swasta dalam pembangunan MEA.

Ciri-Ciri MEA

  1. Kawasan ekonomi yang sangat bersaing.
  2. Pembangunan wilayah ekonomi merata.
  3. Menjadi pusat pasar produksi tunggal.

Manfaat Dibelakukan MEA bagi Indonesia

  1. Ekspor dari Indonesia menjadi lebih mudah karena tidak lagi terhambat bea cukai.
  2. Ekspor yang tidak dikenai biaya membuat laba negara pun bertambah.
  3. MEA juga membuat terbukanya lapangan pekerjaan di kawasan ASEAN semakin lebar dan mudah.
  4. Semakin berkembangnya industri kreatif, persaingan industri yang ketat menuntut inovasi dan peningkatan kualitas SDM.
  5. Investasi antarnegara menjadi lebih mudah. Investiasi dari ke Indonesia pun akhirnya meningkat dan berdampak pada perekonomian negara.
  6. Ekonomi negara semakin stabil. MEA berusaha hadir untuk mempersempit kesenjangan sosial penduduk di sebuah negara.

Soal Latihan Peran Indonesia dalam Bidang Ekonomi di ASEAN dan Pembahasan

1. Jelaskan pembagian tugas dalam ACO!

Pembagian tugas anggota ASEAN di ACO disesuaikan dengan kompetensinya misalkan:

  1. Indonesia bertugas mengembangkan informasi dan teknologi komunikasi
  2. Thailand bertugas di bidang perikanan dan pertanian.
  3. Malaysia bertugas dibidang pelatihan dan pendidikan.
  4. Filipina bertugas menjalankan tugas keuangan mikro.

2. Apa kebijakan dari AFTA untuk meningkatkan daya saing perekonomian negara ASEAN?

Kebijakan dari AFTA untuk meningkatkan daya saing perekonomian negara ASEAN melalui pengurangan dan panghapusan pajak berganda antarnegara ASEAN sehingga dapat meningkatkan investor yang masuk ke negara ASEAN.

3. Jelaskan manfaat diberlakukannya MEA bagi Indonesia!

Manfaat diberlakukan MEA bagi Indonesia:

  1. Ekspor dari Indonesia menjadi lebih mudah karena tidak lagi terhambat bea cukai.
  2. Ekspor yang tidak dikenai biaya membuat laba negara pun bertambah.
  3. MEA juga membuat terbukanya lapangan pekerjaan di kawasan ASEAN semakin lebar dan mudah.
  4. Semakin berkembangnya industri kreatif, persaingan industri yang ketat menuntut inovasi dan peningkatan kualitas SDM.
  5. Investasi antarnegara menjadi lebih mudah. Investiasi dari ke Indonesia pun akhirnya meningkat dan berdampak pada perekonomian negara.
  6. Ekonomi negara semakin stabil. MEA berusaha hadir untuk mempersempit kesenjangan sosial penduduk di sebuah negara.

4. Jelaskan dampak bagi Indonesia dari peran Indonesia di AFTA!

Dampak bagi Indonesia dari peran Indonesia di AFTA antara lain:

  1. Produk yang beredar di pasar domestik Indonesia semakin beragam.
  2. Menciptakan peluang pasar baru.
  3. Mempermudah perijinan kerja di negara anggota ASEAN.
  4. Peluang sumber devisa dari pariwisata semakin besar.
  5. Memberikan daya tarik pada investor untuk menanam modal di Indonesia.
  6. Produk Indonesia mudah masuk ke negara anggota ASEAN lain.

5. Apakah MEA dapat meningkatkan ekspor produk wirausaha Indonesia? Jelaskan Alasannya!

Dengan adanya MEA, ekspor produk wirausaha Indonesia akan meningkat hal ini disebabkan oleh ekspor produk dari Indonesia menjadi lebih mudah karena tidak lagi terhambat bea cukai.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *