Menu
Akurat dan Terpercaya

Pak Welly, Kepala Sekolah dari Timur Negeri Kelas 4 SD

  • Share
Pak Welly, Kepala Sekolah dari Timur Negeri Kelas 4 SD

Hai adik-adik kelas 4 SD, berikut ini Osnipa akan membahas materi mengenai ak Welly, Kepala Sekolah dari Timur Negeri. Semoga bermanfaat.

Pak Welly, Kepala Sekolah dari Timur Negeri

Pak Welly adalah Kepala Sekolah Dasar Cemara di pelosok Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Beliau lahir di Labuha, Maluku Utara. Di sekolah ini, muridnya juga berasal dari berbagai daerah. Pak Welly senang melihat murid- muridnya dapat belajar dan bermain bersama tanpa mempersoalkan asal- usul. Semua unik, baik sifat maupun kecerdasannya.

Sudin adalah penduduk asli Grobogan. Ia seorang anak yang suka membaca, percaya diri, dan pandai berpidato. Pak Welly ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui lomba pidato yang sebentar lagi akan diadakan di tingkat nasional.

Sambil berpikir bagaimana memperoleh dana, Pak Welly mendaftarkan Sudin sebagai peserta lomba. Ia melatih Sudin setiap hari. Semakin dekat ke hari lomba, Pak Welly risau. Andai saja gajinya cukup untuk mendanai Sudin ke kota, pikirnya.

Hingga suatu sore terlintas ide di benaknya. Dipandangnya kebun pisang di belakang sekolah. Hampir semua pohon sudah berbuah dan siap panen. Esok paginya ia mengumpulkan guru, penjaga sekolah, serta murid Kelas 4, 5, dan 6. Mereka bergotong royong memanen pisang. Kemudian pada hari Senin pagi, ia mengundang pejabat setempat untuk hadir pada upacara bendera. Bapak Lurah, Kepala Dinas Pendidikan serta Ketua RW dan Ketua RT dimintanya datang. Apa yang direncanakan Pak Welly?

Rupanya Pak Welly ingin menyelenggarakan lelang pisang di sekolah. Murid kelas 4, 5, dan 6 sudah dilatihnya untuk menjadi petugas lelang. Siapa calon pembelinya? Para bapak dan ibu pejabat daerah yang diundangnya. Sebelum lelang dimulai, ia sampaikan bahwa dana hasil lelang akan digunakan untuk mengirim Sudin mengikuti lomba pidato di kota. Para pejabat kagum dan terharu menyaksikan usaha Pak Welly, sang kepala sekolah dari timur negeri. Tekad serta usaha mendukung kemajuan muridnya sungguh menyentuh hati. Dalam sekejap pisang habis dilelang. Dana yang terkumpul lebih dari cukup untuk memberangkatkan Sudin.

Didampingi Pak Seto, guru kelasnya, Sudin pun berangkat ke kota. Sudin berhasil mempersembahkan piala juara pertama lomba pidato untuk sekolahnya. Tak sia-sia usaha Pak Welly dan seluruh warga sekolah.

Setelah membaca cerita di atas, selanjutnya jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

  1. Sebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita di atas!
  2. Apa yang diharapkan oleh Bapak Welly?
  3. Mengapa Bapak Welly memiliki harapan tersebut?
  4. Apa yang dilakukan Bapak Welly dan siswa di sekolahnya?
  5. Tokoh mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

Pembahasan:

1. Sebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita di atas!

Pembahasan:
Pak Welly, Sudin, Bapak Lurah, Kepala Dinas Pendidikan serta Ketua RW dan Ketua RT

2. Apa yang diharapkan oleh Bapak Welly?

Pembahasan:
Pak Welly ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui lomba pidato yang sebentar lagi akan diadakan di tingkat nasional.

3. Mengapa Bapak Welly memiliki harapan tersebut?

Pembahasan:
Agar Sudin seorang anak yang suka membaca, percaya diri, dan pandai berpidato memperoleh pengalaman berharga melalui lomba pidato.

4. Apa yang dilakukan Bapak Welly dan siswa di sekolahnya?

Pembahasan:
Pak Welly ingin menyelenggarakan lelang pisang di sekolah untuk menggalang dana.

5. Tokoh mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

Pembahasan:
Pak Welly tekad serta usaha mendukung kemajuan muridnya sungguh menyentuh hati.

Demikian pembahasan mengenai Pak Welly, Kepala Sekolah dari Timur Negeri Kelas 4 SD. Semoga bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *