BeritaUjian

Ini Syarat Kelulusan Siswa Setelah UN Dibatalkan

Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2019/2020 secara resmi dibatalkan. Menteri Pendidikan dan Kebudyaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Dalam surat edaran tersebut, Mendikbud secara resmi membatalkan Ujian Nasional untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan sederajat. Selain itu, Mendikbud juga membatalkan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian tahun 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan. Dengan dibatlkan UN ini, maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Untuk kelulusan peserta didik tahun pelajaran 2019/2020, sekolah dapat menyelenggarakan Ujian Sekolah. Namun pelaksanaan ujian sekolah harus memenuhi ketentuan:

  1. Ujian sekolah tidak boleh dilakukan dengan mengumpulkan banyak siswa;
  2. Ujian sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk assesment jarak jauh lainnya;
  3. Ujian sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;

Bagi sekolah yang sudah melaksanakan ujian sekolah, boleh menggunakan nilai ujian sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan ujian sekolah, berlaku ketentuan sebagai berikut:

  1. Kelulusan siswa Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;
  2. Kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;
  3. Kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio, dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Tags

Related Articles

One Comment

  1. Trima kasih bapak Menteri Pendidikan untuk perhatian dan kerja keras memajukan pendidikan , saya setuju dengan sikon sekarang untuk meluluskan/ menamatkan siswa kelas VI, dengan melihat raport kelas 4, kelas 5, dan semester gansal di kelas VI, trima kasih karena telah melakukan tugas mulia dalam sikon yang ada.
    saya ingin bertemu dengan bapak menteri, tetapi kami guru kecil di Papua lagi mana mungkin doa saya bapak sehat di beri hikmat oleh Tuhan untuk memajukan pendidikan di Indonesia tercinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker