BeritaGuruHonorer

Cerita di Balik Video Viral Guru Honorer Mendapat Hadiah Motor dan Sepatu

Beberapa hari ini, beredar viral di sosial media seorang guru honorer yang menangis terharu karena mendapat hadiah sepeda motor dan sepatu. Berikut merupakan cerita di balik video viral guru honorer mendapat hadiah motor dan sepatu tersebut.

Dalam tayangan video tampak seorang guru honorer tampak menerima sebuah kotak dari seorang perempuan yang disaksikan oleh beberapa orang. Begitu kotak dibuka, ternyata isinya sepatu berwarna hitam. Sepatu tersebut langsung dipakai oleh sang guru honorer menggantikan sepatunya yang telah berlubang.

Beberapa orang kembali meminta guru honorer tersebut untuk mengambil kaos kaki yang ada di dalam kotak sepatu. Betapa terkejutnya guru itu, ternyata dia menemukan sebuah replika kunci sepeda motor di bawah kaos kaki.

Sang guru tampak menangis dan bersujud ketika mengetahui bahwa dia mendapat hadiah sepeda motor. Beberapa saat kemudia datang seseorang dengan mengendarai sepeda motor membonceng seorang perempuan yang diduga ibunya.

Video tersebut ramai dibagikan oleh netizen di sosial media dengan caption “seorang guru honorer di Sukabumi mendapat kejutan dari wali murid. Guru yang gajinya cuma 267.000 sangat senang saat mendapat hadiah sepatu. Sepatu yang selama ini dipake sudah bolong.”

Berikut merupakan cerita dibalik video viral tersebut. Dikutip dari Tribunnews.com, Panji Setiaji nama guru honorer yang mendapat hadiah sepatu dan motor tersebut. Dia merupakan warga kampung Ciserok RT 2 RW 6, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi.

Panji merupakan guru Matematika yang mendapat gaji 300 ribu sampai 400 ribu per bulan. Dengan gaji yang pas-pasan tersebut, dia memenuhi kebutuhan sehari-hari dan harus menghidupi ibunya yang tengah sakit.

Setiap hari, Panji berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor bututnya. Selain itu, dia juga mengenakan sepatu yang telah berlubang bagian bawahnya.

Simpati dengan perjuangan sang guru honorer, Kristiawan dari Sahabat Kristiawan Peduli mengajak donatur untuk memberikan bantuan kepada Panji.

“Motor yang digunakan Pak Panji ke sekolah sudah butut dan sering mogok. Tak jarang dia harus menghubungi temannya karena sepeda motornya mogok atau rantai lepas di jalan,” kata Kristiawan.

Hanya dalam waktu tiga hari, Kristiawan berhasil mengumpulkan dana untuk membantu Panji. Dana yang terkumpul tersebut kemudian dia belikan sepeda motor, sepatu, dan tas baru.

Sumber : Tribunnews.com

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker