Asal, Cerita, dan Pola Lantai Tarian “Caping Ngancak”

Hai adik-adik kelas 5 SD, kalian tahu tidak setiap tarian daerah pastinya membentuk suatu pola lantai tertentu. Tarian daerah merupakan tarian yang berasal dari setiap daerah di Indonesia.Tarian daerah diciptakan oleh pencipta tari melalui berbagai ide dan inspirasi. Salah satu inspirasi tarian daerah adalah ekosistem sekitar. Contoh tarian yang terinspirasi dari ekosistem sekitar adalah tari “Caping Ngancak”. Berikut ini kita akan membahas Asal, Cerita, dan Pola Lantai Tarian “Caping Ngancak”.

Pola Lantai Tari

Pola lantai adalah garis yang dilalui oleh para penari saat memeragakan gerakan-gerakan tari. Tujuan dibuatnya pola lantai adalah untuk memperindah pertunjukan karya tari.

Ada dua macam pola lantai utama yaitu pola lantau lurus dan pola lantai lengkung.

Pola lantai lurus contohnya:

  1. Lurus ke samping
  2. Lurus ke depan
  3. Diagonal
  4. Zig zag

Pola lantai lengkung contohnya:

  1. Lengkung ke depan
  2. Lurus ke belakang
  3. Lingkaran

Berikut ini merupakan video tarian “Caping Ngancak”.

1. Jelaskan dari daerah mana tarian tersebut berasal!

Tarian “Caping Ngancak” berasal dari Lamongan, Jawa Timur.

Apa yang diceritakan pada tarian tersebut?

Tari “Caping Ngancak” menceritakan kegiatan petani saat bekerja di sawah seperti bercocok tanam, memupuk, mengobati hama, mengusir burung, hingga memanen padi.

2. Sebutkan pola lantai yang digunakan pada tarian Caping Ngancak tersebut!

Pola lantai yang digunakan dalam tarian “Capng Ngancak” yaitu Lurus kesamping, zigzag, digonal, lengkung ke depan, lengkung ke belakang, dan lingkaran.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *